Hal Kecil Untuk Negeriku

Posting ini ditulis dalam rangka mengikuti Aku untuk Negeriku Blog Competition.

Padamu negeri kami berjanji
Padamu negeri kami berbakti
Padamu negeri kami mengabdi
Bagimu negeri jiwa raga kami

Itulah sebuah lagu wajib yang membuat hati diriku bergetar, ingin mengabdi, dan berbakti kepada Indonesia, Negaraku. Pasti semua orang ingin mengabdi ataupun melakukan sesuatu untuk negeri yang indah ini termasuk diriku. Yap, tetapi bagaimana caranya?

Padahal, diriku bukan presiden,
Padahal, diriku bukan penguasa,
Padahal, diriku bukan konglomerat yang selalu memberi sedekah dan sumbangan dimana-mana. Diriku hanyalah orang yang miskin dan tidak punya apa-apa, bisa ke warnet saja sudah bersyukur.
Padahal, diriku hanya orang ndesa, bisa sekolah dikota saja sudah senang.
Padahal, diriku belum 17 tahun, belum jadi warga negara yang sah… belum bisa untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum.
Mau nunggu dewasa, Kelamaaaaannnnnnn…

BAGAIMANA?

Sudahlah, dalam mengabdi kita tidak perlu hal yang besar-besar, tetapi bercita-cita yang tinggi kan tidak ada yang melarang. Ketika ingin tidur, diriku bingung bagaimana cara agar bisa mengabdi, diriku putus asa.
Keesokan harinya ketika diriku berangkat sekolah, diriku melihat seorang tukang sapu yang setiap hari menyapu membersihkan jalanan dan trotoar, dan bergaji sedikit. Tetapi diriku menyadari bahwa tanpa tukang sapu itu mungkin sepanjang jalan akan kotor dan tak nyaman dipandang.
Itulah yang membuat diriku semangat lagi, semangat mengabdi.
Hanya dengan hal kecil saja kita sudah menjadi manusia yang berguna bagi Indonesia.
Hal kecil yang diriku maksud adalah hal kecil yang baik dan terpuji, bukannya hal kecil seperti maling, nyontek, nyopet dll. (dan lainnya lupa)
Contoh hal kecil yang baik dan berguna untuk negeriku

Membantu orang tua

Apapun, yang penting kita membantu orang tua kita dan ikhlas seikhlas ikhlasnya karena dengan membantu orang tua kita sudah melaksanakan apa yang disebut di Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Jika belum jelas, coba dengarkan/nyanyikan/baca:

Bersih-Bersih

Apapun juga, dimanapun juga seperti menyapu jalanan, merawat taman, membersihkan tempat tidur dan hal-hal kecil lainnya. Karena dengan bersih-bersih terutama menyapu sampah, kita sudah membuat bersih dan indah 0,000000000 sekian persen Bumi, terutama Indonesia.
Tidak percaya? Lakukanlah.

Jujur

Kejujuran adalah mata uang yang berlaku di negeri manapun. Sebuah pepatah (kalau tidak salah) yang mengatakan bahwa kejujuran itu amat bernilai dan berharga, bayangkan jika selama Indonesia merdeka tidak ada seorang pun pejabat yang korupsi, mungkin Indonesia sudah seperti Amerika Serikat. Karena pejabat negara itu tidak jujur, juta trilliunan rupiah telah hilang. Bayangkan, hanya karena hilangnya kejujuran, juta trilliunan uang bisa hilang!
Diriku sudah mencoba jujur! Jujurlah!

Sopan, Santun, Ramah, Hormat

Sopan Santun dimanapun, merupakan sifat dari orang indonesia (kalau tidak salah). Hanya dengan 4 hal diatas, kita bisa menjadi lebih baik. Jika kita sopan kepada orang lain, orang lain pasti akan sopan kepada kita. Jika kita santun kepada orang lain, orang lain pasti akan santun kepada kita. Jika kita ramah kepada orang lain, maka orang lain pasti akan ramah kepada kita, DSB (dan saya bingung).

Belajar

Dengan belajar, kita berarti sudah berusaha untuk mensukseskan 4 Tujuan Indonesia yang tertulis pada Pembukaan UUD 1945 alinea 4 tujuan yang ketiga yaitu: “Mencerdaskan kehidupan bangsa”
Belajar, apa susahnya sihh…

Masih banyak

Benar, masih banyak hal kecil yang bisa dilakukan untuk mengabdi kepada Indonesia Tercinta.
Jika ada yang perlu ditambah, silahkan berkomentar. GRATIS!

Walaupun diriku bukan Presiden, diriku masih bisa melakukan hal kecil untuk Negeriku.
Walaupun diriku bukan penguasa, diriku masih bisa melakukan hal kecil untuk Negeriku.
Walaupun diriku bukan Konglomerat, diriku masih bisa melakukan hal kecil untuk Negeriku.
Walaupun diriku hanya orang ndesa, diriku masih bisa melakukan hal kecil untuk Negeriku.
Walaupun diriku belum 17 tahun, diriku masih bisa melakukan hal kecil untuk Negeriku.
Mau nunggu dewasa, Sekarang saja bisa! Kenapa nunggu lama-lama?

Indonesia dimata Dunia

Walaupun dimata Dunia, Indonesia itu hanyalah negeri tempatnya orang-orang buangan dan tidak mutu (Astagfirullah!) tetapi diriku masih mencintai Indonesia, karena disanalah simbok diriku melahirkan diriku, karena disanalah simbok diriku merawat diriku, karena disanalah diriku mencari ilmu, dan karena disanalah sekarang diriku hidup.

Kepada dirimu, kuucapkan terima kasih karena telah membaca tulisan tentang hal kecil ini.

Irfan, Diriku dan Blognya part 2

Harap Dibaca pelan-pelan dan dimengerti (Besok ada Quiz yang berhadiah Software dan EBook Jutaan)!!!!
Setelah kemarin diriku nulis Irfan, Diriku dan Blognya part 1 yang isinya tentang si kerbau. Maka pada kesempatan yang sempit ini diriku akan nulis Part 2 dari kira-kira 20-an, memang cukup panjang sih, tapi karena ceritanya puanjang maka sebaiknya diriku potong-potong menjadi 20-an.
Diriku lanjutkan ceritanya:

Sampai di internet

Waktu di internet juga tambah bingung, rame banyak orang, kebonya malah ngilang waktu diparkiran entah kemana. Akhirnya, karena banyak komputer yang dipakai maka diriku memberanikan diri untuk bertanya kepada mas-nya yang jaga warung.

Mas. Mas.. Wonten komputer ingkang suwung mboten?

Jawabnya:

Ono dik, nomer 4!

Ternyata, komputer di warnet tersebut dinomeri.

Bayarnya gimana???

Pekok! Pekok! Pekok!
Wah, katrok-katrok…
Untungnya, ketika diriku mematuhi perintah billing di warnet tersebut hingga aku mudheng-dheng-dheng.
Diriku menyimpulkan bahwa:

  1. Biaya berinternet ditentukan dari lamanya kita mengakses billing
  2. Billing adalah pencatat waktu dan penghitung biaya kita diinternet
  3. Kita bisa tidak bayar, asal yang nunggu tidak tahu (sibuk sendiri)

Ketika sudah masuk lewat billing (Billing itu pintu tho fan??), diriku tambah mumet. Di internet mau ngapain yah… Diriku membuka Microsoft Word, tapi kok kayak orang gila yah. Kemudian diriku seperti biasa main Spider Solitaire seperti hobi diriku sejak lahir. Kemudian si Kerbau dengan tiba-tiba langsung mendekati diriku. Dia pun tertawa terbahak-bahak (kukira gitu) layaknya kerbau. Dirinya lalu membuka Ms Internet Explorer, kemudian memintaku untuk mengetikkan suatu alamat dimulai dengan
http:// lalu enter. Lalu diriku mengetikkan alamat rumah diriku dan berharap langsung menuju ke depan rumah diriku.

Diriku mengetikkan:

http://Gunung, RT 10 RW 04, Gunung, Simo, Boyolali.

Tetapi yang muncul malah gambar seperti dibawah ini.

Harap maklum.


Besok diriku akan mengadakan Quiz tebak-tebakan yang berhadiah Software dan EBook bernilai Jutaan… Daripada beli, mending ikutan Quiz yang diriku buat… Ya kan………
(Pembaca Blog diriku ini sangat sedikit, jadi kemungkinan menang besar sekali.)
(Quiz akan diadakan kapan saja, jadi kembali kunjungi blog diriku ini terus yah…)


Irfan dan Diriku dan Blognya part 1

Diriku sempat kebingungan ingin menulis apa, padahal judulnya sudah siap lho. IRFAN dan DIRIKU dan BLOGNYA.

Eittttssss…. tunggu dulu, siapa itu BLOGNYA??? Ada yang kenal dengan Blognya tidak?
Wah, kayaknya sudah kelewatan nih Lupa Bahasa. Bisa Gawat itu.

Posting berseri ini menceritakan sekaligus mengisahkan tentang Irfan, yaitu diriku.

Irfan kebingungan apa itu Internet

Wah jadi teringat 2 tahun yang lalu ketika diriku masih SD dan ndeso plus gaptek.
Tapi semoga ketika anda membaca postingan ini saya tidak gaptek lagi (jadi inget ama om suwung).
amiin.
Waktu itu diriku belum mengenal siapa itu internet, laki atau perempuan, dan bagaimana wujudnya. Untungnya, diriku mulai belajar komputer sehingga di otak diriku masih kebingungan apa itu internet (maklum ndeso).

Pertama kali bertemu internet

Pertama dan yang pertama kali diriku bertemu dengan yang namanya internet adalah ketika diajak teman diriku (lupa namanya) yang kalau tidak salah mukanya seperti Kerbau, ke seekor sebuah warung dikota.
Diriku juga kebingungan, karena diriku itu masih anak ndeso yang belum pernah nyasar ke kota.

Lalu diriku bertanya:

“Heh Kebo, kok malah ning warung jare arep menyang internet.”

Jawabnya:

“Moooooooooooh, meeeeeeeh, moooh”

Blaikkkkkk…
Diriku lupa kalau yang nganter (berangkatnya pake pit onthel) itu kerbau.
Kerbau naik onthel???

Kerbau Kebo
Mohon maaf jika dirimu tersinggung ketika melihat gambar diatas, juga jangan GeeR.

Bersambung………..

Apakah menjual dan memantrai link itu Aliran Sesat?

Bismillahirrahmanirrahiim
Assalamu’alaikum Wr. Wb

Setelah diriku dimarahi banyak orang ketika menjual link memakai Link Bucks ataupun usercash, maka diriku tambah berniat untuk membuat lebih banyak link untuk saya jual. (mati lu fan!!! dimarahi abis2an)

Kenapa?

diriku pun juga ndak tahu kenapa, mungkin karena tiap kali diriku nulis postingan pasti ada linknya…
Jadi mubazir kan, jika link yang diriku pasang itu dibuang percuma…
mendingan di daur ulang dan dijual…
mengingat sekarang itu jamannya Global Warming, maka kita harus gemar mendaur ulang. termasuk mendaur ulang link, jadi semuanya untung… Dunia Kita bebas global warming, kita dapet uang, yang beli link juga dapet uang, dan yang ngeklik dapet informasi…
+Memendekkan link yang puaannnjaaanggg

Bagaimana Cara Kerjanya?

  • Kita menemui seorang dukun gadungan bernama Mbah LinkBucks
  • Kita menyetor link mana yang ingin kita jual
  • LinkBucks  memantrai link yang baru saja kita setorkan, sehingga menampilkan Produk  si Advertiser,
  • Jika ada yang mengeklik Link yang sudah diberi mantra oleh LinkBucks tadi, maka kita akan mendapatkan Uang,

    Lalu mengapa mereka memantrai Link kita???

    Mudah saja,

    1. Ada Advertiser (Orang kurang Orang(pengiklan))
    2. Advertiser tersebut ingin produknya laku
    3. Advertiser tersebut meminta LinkBucks agar menjadikan Produk Si Advertiser itu laku, tentunya si Advertiser itu memberi uang pelicin
    4. LinkBucks pun komat-kamit mencari cara agar produk si Advertiser itu laku
    5. LinkBucks lalu meminta Link si Advertiser, kemudian membuat mantra agar link si Advertiser tersebut muncul di link banyak orang,
    6. Nah agar link si advertiser itu muncul di link banyak orang, maka LinkBucks pun mencari cara.
    7. Kemudian LinkBucks mulai menjadi Dukun yang mengaku bisa memantrai link agar bisa menghasilkan uang,
    8. Kembali ke Cara Kerja…

    Jadi APAKAH menjual dan memantrai link itu ajaran sesat?

    Loh, kok malah tanya diriku. Padahal kan diriku yang bertanya. Untuk itu diriku memberikan PR 1 kepada beliau-beliau berikut ini:

    1. RayEarth dari desa NyariDuitReceh di Internet
    2. suwung dari padepokan ngelmu Soewoeng, semoga dengan ngelmu persoewoengannya itu bisa menjawab pertanyaan itu.
    3. om SapiMoto dari peternakan SapimotoDotCom diriku akan sangat bangga jika om SapiMoto mau menjawab pertanyaan diriku, karena om SapiMoto pernah menulis tentang Ajaran Sesat tentang Periklanan, maka saatnya menulis tentang Perdagangan Link.
    4. Kang Giatmas, dari Pinggir Alas
    5. mas Ahmadmadara dari Konoha
    6. dan dirimu-dirimu yang sedang membaca tulisan ini. Jangan Lupa kabarkan ke Semua Ahli di dunia maya untuk menjawab pertanyaaan bodoh diriku ini.

    Jika dirimu dan beliau-beliau diatas tidak mau menjawab pertanyaan bodoh saya, juga tidak apa-apa. Tapi untuk kepentingan Bersama, maka diriku sarankan menjawab pertanyaan saya. Sebelumnya diriku minta maaf karena telah menjual link milik dirimu, semoga setelah diriku menemukan jawabannya diriku menjadi sadar dan insyaf (itu kalau dianggap sesat) —————————————————————————————— Update: Diriku lupa bicara soal MUI (tidak pernah nonton TiPi, semoga MUI tidak mengharamkan perbuatan ini.

    • Kalau masalah Rokok, diriku setuju saja diharamkan karena diriku bukan perokok.
    • Untuk Golputdiriku juga setuju saja, karena diriku belum cukup umur.
    • Untuk Yoga diriku juga setuju karena diriku ndak kenal sama yang namanya Yoga.
    • Nah, kalau untuk Pernikahan lain agama itu yang membuat diriku ragu. Tanya kenapa?

  • Alhamdulillahirabbil’alami
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb
  • Irfan mencari uang di internet

    Wah, entah diriku mendapat inspirasi dari mana. Mungkin karena mas Ray Earth tadi menyuruh diriku untuk mengupload suatu file. Sebenarnya juga kepingin sih, namun…
    koneksinya luambat, maklum warnetnya penuh.

    kembali ke topik…

    Diriku sempat tersesat didunia yang aneh sekaligus rame ini, sesekali bermimpi menjadi milioner karena terhipnotis oleh para bajing-bajingan di internet. Modusnya banyak sekali, mulai dari sekedar menipu, arisan berantai, MLM hingga affiliasi yang tidak adil.

    mencicipi PPC

    Bagi sebagian orang terutama blogger kayak saya mungkin lebih banyak penghasilan melalui PPC, atau Pay Per Click. Contoh bodohnya Google Adsense, ataupun bidvertiser. Banyak blogger memamerkan cek yang diterimanya dari Adsense, seperti cek 140.000 Dollar milik mas Sumani yang diterima beliau dari adsense. Bayangkan jika 1 dollar itu Rp 10.000, maka 140.000 dolar itu sama dengan Rp. 1.400.000.000. Lumayan sih, buat ntraktir bakso orang sekampung itu lebih dari cukup.
    Tetapi itu jauh dari kenyataan, setelah diriku malu-malu daftar google adsense. Ternyata bisnis tersebut tidak cocok untuk saya. (tidak menghasilkan)

    Ngikut-ngikut mas Rayearth

    Setelah hampir menyerah dengan hal itu, kemudian saya menemukan sebuah blog yang isinya tentang mencari duit receh di internet, tidak lain adalah blognya mas rayearth (jika dirimu melihat ini jangan gr).
    Bisnis yang mas Rayearth lakoni adalah PTC (Paid to Click). Mungkin PTC adalah kebalikan dari PPC. kalau PPC itu, kita menampilkan iklan, ada orang ngeklik, kita dibayar. tetapi lain halnya dengan PTC, ada orang nampilkan iklan, kita ngeklik, kita dibayar. Enak kan…

    Dirimu juga bisa

    Anda boleh juga mencicipi bisnis yang saya lakoni (PTC) dengan mendaftar di:

    Ne0BUX

    Ne0BUX adalah PTC andalan saya, karena hanya mengeklik 1 iklan sudah mendapat dollar bukan lagi sen.

    waoIndia

    Ini dia PTC yang paling banyak menghasilkan, bayangkan saja! Penghasilan dirimu dari waoIndia 100x lipat dari PTC lain.

    You Cubez

    You Cubez bukan You Tube!
    PTC yang paling menyenangkan namun menghasilkan, dirimu tidak mengeklik Iklan namun mengeklik Kubus-Kubus. Satuannya Euro loh!!

    Bersurvey

    Send Earnings

    Ini adalah PTS (Paid to Survey) yang pertama kali diriku coba. Hanya dengan ikutan survey, dirimu mendapatkan bayaran.

    Credits:

    RayEarth 2601
    maafkan diriku yah mas, menjual link milik dirimu
    suwung
    terima kasih yah mas atas insipirasinya, semoga mas suwung sehat wal afiat dunia akhirat.

    Catatan:

    1. Bila dirimu adalah orang gila dan pengin linknya ditaruh di samping blog ini, silahkan kumentar di posting ini.
    2. jika dirimu pengen tahu blog diriku yang satunya silahkan kunjungi file sejagad.