Indonesian’s Problem

Ketika banyak yang berkomentar mengapa Indonesia tidak maju-maju dibanding negara lainnya, terutama masalah konflik dengan Malaysia, kebanyakan berkata buruk tentang Indonesia. Kebanyakan mengumpat kepada pejabat, para pemimpin dan para pekerja birokrasi yang menangani negara ini sepenuhnya. Tetapi ada satu catatan penting dalam benakku yang terus terngiang-ngiang ketika banyak orang mengomentari negeri ini. Aku selalu berkomentar lain tentang masalah yang muncul dari negeri ini.

Ketika ada yang mengatakan para pejabat, presiden, pemimpin adalah yang paling bersalah. Kurasa tidak, mereka tidak mengantongi cukup hak untuk membuat negeri ini sedemikian buruknya saat ini di zaman modern. Rakyatlah yang memegang cukup hak untuk mengatur kemana arah negeri ini tertuju, bukankah ini negara demokrasi yang RAKYATNYA BERKUASA. Mengapa ketika rakyat diberi kekuasaan malah menyalahkan WAKILNYA yang duduk di pemerintahan? Bukankah hak mereka itu tidak seberapa dibanding dengan kita, seluruh rakyat Indonesia yang jumlahnya 230 JUTA manusia lebih?

Bahkan jika kita bersatu, memiliki dedikasi yang tinggi, mempunyai rasa kerjasama & kebersamaan, dan saling mengalah tidak mementingkan diri sendiri. Kita bisa menguasai seluruh dunia ini dengan tangan kita sendiri. Tetapi mengapa kita yang malah dijajah Belanda 350 tahun? Mengapa kita tidak maju-maju setelah 65 tahun merdeka? Itulah yang menjadi pertanyaan dan bahan pemikiran kita semua.