Indonesian’s Problem

Ketika banyak yang berkomentar mengapa Indonesia tidak maju-maju dibanding negara lainnya, terutama masalah konflik dengan Malaysia, kebanyakan berkata buruk tentang Indonesia. Kebanyakan mengumpat kepada pejabat, para pemimpin dan para pekerja birokrasi yang menangani negara ini sepenuhnya. Tetapi ada satu catatan penting dalam benakku yang terus terngiang-ngiang ketika banyak orang mengomentari negeri ini. Aku selalu berkomentar lain tentang masalah yang muncul dari negeri ini.

Ketika ada yang mengatakan para pejabat, presiden, pemimpin adalah yang paling bersalah. Kurasa tidak, mereka tidak mengantongi cukup hak untuk membuat negeri ini sedemikian buruknya saat ini di zaman modern. Rakyatlah yang memegang cukup hak untuk mengatur kemana arah negeri ini tertuju, bukankah ini negara demokrasi yang RAKYATNYA BERKUASA. Mengapa ketika rakyat diberi kekuasaan malah menyalahkan WAKILNYA yang duduk di pemerintahan? Bukankah hak mereka itu tidak seberapa dibanding dengan kita, seluruh rakyat Indonesia yang jumlahnya 230 JUTA manusia lebih?

Bahkan jika kita bersatu, memiliki dedikasi yang tinggi, mempunyai rasa kerjasama & kebersamaan, dan saling mengalah tidak mementingkan diri sendiri. Kita bisa menguasai seluruh dunia ini dengan tangan kita sendiri. Tetapi mengapa kita yang malah dijajah Belanda 350 tahun? Mengapa kita tidak maju-maju setelah 65 tahun merdeka? Itulah yang menjadi pertanyaan dan bahan pemikiran kita semua.

Ramadhan in SBBS

Salah satu pengalaman paling menarik selama 3 minggu aku bersekolah di SBBS adalah pada saat ramadhan tiba (sudah 2 minggu berjalan). Dimana tiap hari pagi harus bangun jam 3 buat sahur, tidur lagi bangun jam setengah 5 buat sholat subuh, tidur lagi, and the laaast,,, bangun lagi buat mandi & sekolah.

Tiap hari sekolah bubar setelah Dzuhur, tidak biasanya yang bubar setelah asyar. Free time juga lebih banyak, mulai dari pulang sekolah sampai buka puasa. Buka puasanya juga ada menu tambahan yaitu kolak/es buah. hohoho. Abis buka puasa, trus sholat maghrib, trus cepet2an lari makan malam, trus baca Al-Qur’an trus sholat Isya & tarawih. & at last ada Belajar mandiri.

Kadang ada acara tertentu seperti pesta kembang api, nonton film, maen game, football atau buka bersama di luar sekolah. hohoho

After all,, dan seperti itulah tiap hari-harinya… 😀 😀 😀

My School : Sragen Bilingual Boarding School

Setelah lulus dari SMPN 1 Boyolali awal mei lalu. Aku melanjutkan pendidikanku ke SMA Negeri SBBS (Sragen Bilingual Boarding School) yang bertempat di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah. Sekolah ini merupakan salah satu sekolah Internasional mitra kerja Pasiad.

Disana semua siswanya di asrama dan belajar mulai dari jam 5.30 pagi sampai 9.30 malam. Dan pulang ke rumah masing masing setiap 2 minggu sekali.

Doakan aku semoga dapat sukses disana ya.. 🙂