Hacking, Kehebatan atau Keburukan Bangsa Indonesia?

Hack, pasti dirimu sering dan minimal pernah mendengar atau membaca kata itu. Dan sering disamakan dengan “akun ku dihack, akun ku kehack, akun ku dibajak (wah pasti ketinggalan di sawah), akunku tak bisa dibuka (lupa password)”. Apakah benar hacking itu seperti itu?



Diriku tidak tahu tapi lupakan saja hal itu dan to the point aja.
Pernahkah dirimu (terutama internet marketeper) mendaftar di sebuah situs, tetapi kita warga Indonesia tidak boleh mendaftar. Atau dengan kata lain Indonesia terdaftar di Black List (apa itu?)
Diriku juga uanyel ketika ada situs keren, ketika mau mendaftar tapi orang indonesia tidak boleh daftar. Setelah diriku tanya kepada guru diriku (mbah Gugel), ternyata Indonesia itu tempatnya para Hacker, Carder, dan Crispy Cracker.

Mengapa Bangsa Indonesia menjadi Carder?

0. Mereka miskin
Kalau mereka tidak miskin, mana mungkin mereka mencuri dari kartu kredit orang lain.

1. Mengoleksi Kartu
Pernahkah dirimu melihat tas seseorang yang gantungan kuncinya kartu-kartu seperti IM3, Simpati, As? mungkin karena bosen pake itu-itu aja, ya mendingan nyuri kartunya orang lain.

2. Bejo, Takdir, dan Nasib
Yah, kalau tidak ada ketiga orang itu mungkin orang Indonesia tidak akan jadi Carder. (pikirkan baik-baik)

3. Telah Belajar Ilmu hitam dan Sihir
Wah, aneh rasanya… Hanya kartu, di gesek-gesek keluar uang…

Mengapa bangsa Indonesia menjadi Hacker?

To be Continued….