Fisika : Einstein menghancurkan Dunia

Fisika?
Yap, kali ini diriku akan mengajak dirimu jalan-jalan ke Fisika setelah capek ke Linux. Ngomong-ngomong soal Fisika ModernModern Physics” pasti dirimu kenal dengan Albert Einstein alias Ahmad Eirfan. Albert Einstein yang rambutnya metal abis, kayak orang lagi kesetrum listrik 100 MegaVolt. Jika kamu belum tahu siapa itu Einstein silahkan Lihat fotonya seperti ini:


Jika dirimu kenal siapa itu Einstein pasti kenal juga ama nya.

Diriku merasa ada yang aneh dengan rumus itu, karena hanya dengan sebutir kelereng kita bisa membelah bumi menjadi tiga. (massa itu satuannya Kilogram)
Hanya dengan massa yang kecil, kita dapat menghasilkan energi yang besar suekuali.

—————————————————————–
Asal usul adalah pemikiran GILA! Einstein berikut ini:

Bergantung pada Teori Relativitas Umum yang juga digagas oleh Einstein, energi pada ‘sesuatu’ yang bergerak adalah:

Kemudian rumus keduanya:

Tanpa rumus ini, mungkin hasilnya menjadi kacau seperti ‘maaf’

Einstein menemukan rumus yang mengetahui Momentum suatu partikel yang bergerak. Yaitu:

Sudah diketahui bahwa yang menentukan jumlah energi adalah “m” nya.

Kemudian nilai “m”

Diriku juga bingung kenapa Einstein harus menyertakan Konstanta “c” yang nilainya besar sekali, malah mengkuadratkannya.

Jadi hubungan antara Relativitas Massa dan Relativitas Energi ditulis dalam rumus:

Einstein berpikiran dengan “rambutnya” bahwa rumus itu kurang keren dan terlalu panjang, maka dia menyederhanakan sisi kiri rumus itu sedemikian rupa sehingga menjadi:

Atau bahasa jawanya:

Tetapi banyak masalah yang mengganjal tentang massa dan massa relatif, sehingga lahirlah rumus:

Sampai disini dulu, karena sehabis itu diriku bingung banget dengan rumus yang terakhir. SUER!

Karena sudah tahu asal-usulnya yang juga terselip rumusnya Newton, sekarang kita bahas mengenai  .

Bisa dibayangkan hanya sebuah kelereng (bahannya terserah) bisa membelah bumi loh, duluu ketika Einstein menyatakan gagasannya Einstein dianggap gila! bahkan oleh ngelmuwan-ngelmuwan tak ternama.


Jika “m” nya 2 kg, maka energi yang dihasilkan adalah:

E= 2 x (300.000.000*300.000.000)

E=>Joule 

Atau 1.8 dengan NOL sebanyak 17 (180000000000000000 J)
Satu Joule sama dengan energi yang dibutuhkan untuk mengangkat barang seberat 1 Kg sejauh 1 m.

Diriku setuju jika “E” itu relatif terhadap “m” tetapi diriku bingung karena Einstein terlalu mengidolakan kosntanta “c” (kecepatan cahaya di udara, besarnya 300.000.000 m/s) dan menganggap “c” sebagai kecepatan tertinggi di Jagat Raya. (malah mengkuadratkannya)

Sekarang banyak ngelmuwan yang percaya, tapi bingung cara memproses “m” menjadi “E“, tapi kalau “tinja” menjadi “E” sudah bisa.

Kali ini sedang tenar-tenarnya krisis Energi, mungkin dimasa depan kita dapat menggunakan sedikit sekali batu, kotoran, sampah atau bahkan sebutir debu sebagai cadangan energi terbesar dijagad raya. (sebelum bumi terbelah tiga tentunya).

Tapi yang membuat E sangat besar adalah konstanta “c” yang dikuadratkan. Namun sekarang banyak ngelmuwan yang prutes dengan rumus tersebut.